Mossbane Minta kabar rilis
Sungai cokelat lebar di pagi berembun, perahu panjang kayu di depan, rumah panjang bertiang di tebing jauh
Belaan Ngiru berdiri di haluan perahu dengan sumpitan di bahu

Mossbane

Rumah panjang Ladderbank mulai diam. Belaan mendayung ke hulu untuk mencari suaranya.

PC dan PlayStation 5, 15 Juli 2027

Minta kabar rilis

Hulu Brownwater, subuh

Sungai Pertama

Di Rawang Hulu tidak ada jalan tanah, jadi orang bepergian lewat sungai cokelat yang berkelok pelan dari pegunungan ke laut, membawa kabar dari rumah ke rumah.

Ada lima sungai, sembilan rumah panjang, juga empat belas makhluk yang hafal jalannya sendiri. Kamu bermain sebagai Belaan Ngiru dengan sumpitan, mandau, perisai kayu, serta perahu panjang warisan ayahnya.

Dasar hutan berkabut di antara akar papan raksasa, jalur lumpur menuju kabut
Rootback Boar, babi hutan besar berpunggung akar dan tanah
Lapis batang, pohon raksasa dibelit akar ara, dahan melintang di atas kabut
Sailrib Draco melayang dengan sayap kulit jingga hijau terbentang
Panggung rotan di puncak pohon, lautan kanopi dan sungai di kejauhan saat matahari terbit
Duskglider, tupai terbang besar meluncur dengan selaput terbentang
Kanopi60 m Batang25 m Dasar0 m

Tepi Kettlebend, pagi

Naik ke kanopi

Hutan ini bertingkat seperti rumah panjang yang ditumpuk, tiap tingkat dengan penghuninya sendiri.

Dasar, 0 meter

Akar papan setinggi dinding membagi dasar hutan menjadi lorong berkabut, sehingga jejak yang kamu ikuti pagi ini sering hilang besok pagi.

Rootback Boar

Sepanjang Brownwater, siang

Sembilan rumah panjang

Tiap rumah menampung satu keluarga besar, dan kamu akan singgah di semuanya sampai tahu mana yang masih bicara.

  1. Rumah panjang bertiang tinggi, pintu tertutup, lumut pucat merambat di tiang

    Ladderbank

    Rumah Belaan

  2. Rumah panjang di atas tiang yang sangat tinggi

    Tallpost

  3. Rumah panjang dengan dermaga dan tumpukan kayu

    Ironwood Landing

  4. Rumah panjang di tikungan sungai, burung raja udang di atas air

    Kingfisher Bend

  5. Rumah panjang di samping sawah bukit berkabut

    Ricebird

  6. Rumah panjang dengan asap dari rumah pengasapan di tepi sungai

    Smokehouse Reach

  7. Rumah panjang di bukit kecil di atas kebun

    Gourd Hill

  8. Rumah panjang dengan jembatan gantung bambu ke seberang

    Sunbridge

  9. Rumah panjang di muara sungai yang tenang

    Teawater

Hornbill Reach, tengah hari

Empat belas makhluk

Mereka punya jam bangun dan jalur sendiri, jadi pemburu yang sabar biasanya pulang dengan selamat.

Sungai

  • Longjaw Gharial

  • Siltcoil

  • Ferrystone Turtle

Dasar hutan

  • Rootback Boar

  • Mossbound Sambar

  • Shingleback Pangolin

  • Fernstalker

Batang

  • Sailrib Draco

  • Mistcoat Cat

  • Greybeard Ape

  • Lanternmonk Tarsier

Kanopi

  • Ironcasque Hornbill

  • Duskglider

  • Ashwing Moth

Seorang pemburu tertidur bersandar di batang kayu besi, bahu dan tangannya tertutup lumut pucat berembun

Hulu Slowmouth, sore

Mossbane

Lumut itu pucat dan lembut seperti kain kempa, tumbuh di batang pohon tertua lalu merambat ke tiang, ke tangga, ke orang yang duduk terlalu lama di bawahnya, dan siapa pun yang menyentuhnya menjadi tenang, tenang sekali, sampai ia lupa jalan pulang dan lupa bahwa ada yang menunggunya di serambi.

Lumut itu menunggu orang yang lelah, dan orang yang lelah pasti duduk.

Serambi Ladderbank, malam

Yang masih bicara

Serambi panjang rumah panjang di malam hari, lampu minyak di lantai kayu, sungai di kanan
Tenyai Larak duduk di bangku kecil memegang dayung berukir, sedang bercerita
Belaan Ngiru duduk bersila dengan sumpitan di pangkuan, mendengarkan
Surit Anggau bersedekap dengan gulungan tali rotan di dada

Belaan Ngiru

25, pemburu

Rumah panjangnya mulai diam, dan hanya ia yang mau mendayung ke hulu mencari tahu kenapa.

Tenyai Larak

63, tukang perahu

Hafal tiap tikungan sungai, dan belum pernah menyelesaikan satu cerita dalam satu malam.

Surit Anggau

31, penjelajah kanopi

Lebih betah di cabang daripada di lantai, dialah yang pertama melihat lumut itu.

Ladderbank, lewat tengah malam

Cerita Serambi ke-12

Diceritakan Tenyai Larak kepada yang belum tidur

Ada seorang pemanjat yang naik ke kanopi mencari madu, dan di atas sana ia menemukan lumut yang lebih lembut dari tikar mana pun. Ia duduk sebentar. Sebentar saja, katanya, sebentar saja, sampai matahari pindah ke sisi lain pohon dan anak-anaknya memanggil dari perahu di bawah.

Ia mendengar mereka, aku yakin ia mendengar mereka, tetapi lumut itu lebih hangat dari suara siapa pun. Besok paginya tangga rumah kita ikut pucat. Jadi kalau kamu naik, nak, jangan duduk, biar aku yang menghitung perahumu waktu kamu pulang.

Muara Teawater, fajar

Rilis 15 Juli 2027

Tinggalkan surelmu dan kami kirim satu kabar saat perahu siap berangkat.

Trailer Mossbane

Buka di YouTube